Berlin Principles dalam peringkat institusi pendidikan tinggi

Mengapa perlu ada peringkat institusi perguruan tinggi?

Pada dasarnya langkah untuk melakukan pemeringkatan Perguruan Tinggi dilakukan untuk berbagai macam tujuan, antara lain : 

  1. Merespon permintaan masyarakat agar dapat dengan mudah mendapatkan informasi tentang keberadaan sebuah Perguruan Tinggi;
  2. Merangsang persaingan diantara Perguruan Tinggi;
  3. Menyediakan beberapa alasan untuk pengalokasian dana;
  4. Membantu membedakan antara berbagai jenis institusi dan berbagai program disiplin ilmu;
  5. Berkontribusi pada “kualitas” Perguruan Tinggi di negara tertentu ( dengan ditambahkan penilaian kualitas dan review secara independen).

Apakah Berlin Principles itu?

Berawal dari pendirian International Ranking Expert Group (IREG) pada tahun 2014 oleh UNESCO pusat Eropa untuk Pendidikan Tinggi di Bucharest dan Institut kebijakan Pendidikan Tinggi di Washington DC. Pada pertemuan kedua, di kota Berlin, 18-20 Mei 2006, diadakan kesepakatan untuk mempertimbangkan seperangkat praktik baik dalam peringkat Perguruan Tinggi pada lembaga Pendidikan.

16 prinsip Berlin (dibagi 4 sub bab)

Tujuan Perangkingan

  1. Menggunakan salah satu dari  sejumlah pendekatan yang beragam terhadap penilaian Perguruan Tinggi, meliputi masukan , proses, dan keluaran.
  2. Memiliki tujuan dan target kelompok yang jelas.
  3. Kenali keragaman institusi dan ambil berbagai misi dan sasaran lembaga.
  4. Berikan kejelasan tentang berbagai sumber informasi untuk ranking dan pesan yang dihasilkan dari sumber.
  5. Tentukan konteks bahasa, budaya, ekonomi, dan sejarah sistem pendidikan yang akan di ranking.

Desain dan pembobotan indikator

  1. Metodologi yang digunakan dalam perankingan harus transparan.
  2. Pemilihan indikator berdasarkan relevansi dan validitas.
  3. Pengukuran hasil berdasarkan input yang sesuai.
  4. Buat bobot yang ditetapkan ke berbagai indikator dan batasi perubahannya

Pengumpulan dan pemrosesan data

  1. Perhatikan dengan seksama standar etika dan rekomendasi praktik yang baik yang disampaikan dalam Prinsip ini.
  2. Gunakan data yang diaudit dan dapat diverifikasi bila memungkinkan.
  3. Termasuk data yang dikumpulkan dengan prosedur yang tepat untuk pengumpulan data ilmiah.
  4. Terapkan ukuran jaminan kualitas untuk menentukan proses sendiri.
  5. Terapkan ukuran organisasi yang meningkatkan kredibilitas peringkat.

Penyajian hasil perankingan

  1. Berikan konsumen pemahaman yang jelas tentang semua faktor yang digunakan untuk mengembangkan peringkat, dan menawarkan pilihan bagaimana peringkat ditampilkan.
  2. Dikompilasi dengan cara yang menghilangkan atau mengurangi kesalahan pada data asli, dan menjadi terorganisir dan diterbitkan dengan cara dimana kesalahan dapat diperbaiki.

Berlin, 20 Mei 2006

1 comment

Leave a Reply