Ratusan purnama telah memisahkan dua insan manusia yang saling menyayangi, rangga dan cinta. Sudah tak terhitung banyaknya  Lupin berubah menjadi manusia serigala di setiap bulan purnama itu (*ini kenapa nyambungnya ke Harry potter yah, gagal fokus). Setelah ber tahun-tahun tak bertemu, akhirnya mereka berjumpa. Dari New York ke Nyuyok(karto hadiningrat), hehehe. Tentu tak lain dan tak bukan, perjumpaan mereka karena ada campur tangan semesta, juga campur tangan Mira Lesmana pastinya, karena di film itu, dia lah Tuhannya, yang berhak mengatur skenario hidup dua manusia tersebut.

Pemilihan kota New York ke Jogja (nyuyokarto hadiningrat) mungkin lebih rasional, karena ada kemiripan dari kedua kota tersebut, kota sibuk yang tidak pernah tidur. Beda lagi kalau rangga perginya ke korea, mungkin dia akan berjumpa cinta di kroya, atau kalau perginya ke puertorico, mereka akan bertemu di purwokerto (*mulai ngelantur).

Kemarahan cinta pada rangga, sosok yang tiba-tiba menghilang tanpa jejak, meninggalkan tanda merah di pipi, bekas gambar tanganmuuu *malah nyanyi ala betaria sonata…. Tapi saya senang, karena cinta mendengarkan nasehat saya, cuma kalau saya selain tamparan perlu juga pukulan dan tendangan (kalau perlu tendangan tanpa bayangan ala Fong Sai Yuk). Biar lebih greget. Bayangin, udah 14 tahun lamanya bro, bikin cewek se cantik dan se keren cinta jomblo gak tentu arah. Itu emang bener bener JAHAT! karena kalo diibaratkan KPR, setahun lagi lunas dah…..

Perjalanan cinta dan rangga dari satu tempat ke tempat lain, mulai dari candi Sukun, sampai ke Punthuk Setumbu menggambarkan betapa banyak dan indahnya destinasi wisata di kota Jogja ini. Gak tau gimana rangga bisa aja modusin cinta, dia bilang, “ceritanya panjang, tapi aku gak mau ceritain disini, kita cerita sambil jalan…” abis itu rental mobil dan pergi seharian. ckckckckckck

(Some day, saya pengen travelling keliling Jogja. Some day…… *catet….). Herannya, meski tidak tidur seharian, gak mandi dan gak gosok gigi, cinta tetep cantik dan mengagumkan (*iri berbalut dengki).

Saya bilang rangga emang kurang ajar, dulu mutusin, sekarang ngajak balikan. Egois bener ya cowok itu. Tapi namanya juga jodoh. Kata Afgan, jodoh pasti bertemu, dan akhirnya mereka bertemu beneran. Dan untuk Trian, wajar sih kalau dia marah, wajar banget…., gue pikir mereka perlu berantem dikit lah ya biar ceritanya lebih seru dan rame. Saya pengen tahu, rangga bisa berantem gak…. hehehehe….. Cuma satu hal yang bikin semua cewek melting sama rangga ya sifatnya yang cool, bikin penasaran tau, dia romantis dan anti mainstream. itu keren!

Buat Trian, marahlah, selagi kau masih bisa, cowok se ganteng kamu, pasti bisa dapetin cewek yang lebih baik lagi dari cinta. Pecahkan saja gelasnya biar ramai, biar mengaduh sampai gaduh. Pergilah ke hutan, belok ke alfamart, pejamkan mata sejenak biar hilang semua marahmu…..

sebab kata pat kai, “beginilah cinta, deritanya tiada akhir….”

 

 

 

Tanggal 27-29 April 2016, saya berkesempatan untuk mengikuti workshop reviewer internal di Salatiga. Hotel yang saya tempati nyaman dan sangat rapi, view nya menarik karena menghadap kolam renang dan pepohonan yang asri. Dalam workshop tersebut, kami dipandu untuk me review proposal penelitian dari perguruan tinggi lain dengan skema penelitian dosen pemula, penelitian dosen internal, penelitian fundamental, dll. Dalam mere view laporan, perlu di cek kelengkapan administrasi (tanda tangan & cap), kesesuaian anggaran (pagu anggaran & kewajaran), luaran penelitian (seminar nasional/internasional/jurnal) serta kejelasan latar belakang, metode penelitian dan manfaat penelitian.

Dalam workshop tersebut, saya mendapatkan banyak teman2 yang cukup berpengalaman dan senior di bidangnya. Dari hasil postest, diketahui bahwa nilai saya naik drastis dari pretest nya 3, postestnya 8. Sungguh kesempatan luar biasa dan sangat bermanfaat bagi saya.

 

Alhamdulillah, tanggal 20 April 2016, saya kembali dipertemukan dengan teman-teman LPM di Unsiq wonosobo. Disana, kami berbagi ilmu tentang audit mutu internal. Pengalaman, cara mengaudit, dan membuat laporan audit. Pagi hari setelah sampai di wonosobo, saya mampir ke alun alun untuk makan pecel nasi merah yang maknyus!

 

unsiq ami 2016 unsiq

sharing session dengan LPM Unsiq

pecel wonosobo

nasi merah + pecel + teh anget yang maknyus! di kota dengan limpahan sayur mayur, dan keramahtamahan penduduknya

#wonosobo

Tanggal 18 April 2016, saya berkesempatan untuk kembali ke kota Bandung. Mungkin ke depan, saya akan sering-sering datang ke kota ini, karena memang yayasan tempat saya bekerja adanya di bandung. Tepatnya di gedung pos, dekat gedung sate. Nah, berhubung acara sudah selesai jam 11, dan kereta malabar akan berangkat dari Bandung jam 5 sore, maka saya meluangkan waktu sejenak untuk berjalan-jalan. Atas rekomendasi seorang teman, saya memutuskan berjalan-jalan di dekat lokasi dan menemukan rumah makan bergaya vintage, namanya yoghurt cisangkuy. Saya coba pesan pempek kapal selam dan 2 varian yoghurt yang beda, yaitu strawbery dan lychee. Rasanya enak dan menyegarkan!

Nah, ditempat ini, saya dan mbak dewi, teman kuliah saya dulu waktu di ITB ketemuan, ngobrol2 dan foto-foto….

yoghurt cisangkuy

yoghurt cisangkuy

taman lansiaitb

2016-2009 lihat bedanya! wkwkwkwk