“ikatlah ilmu dengan menuliskannya” sayidina Ali bin Abu Thalib

pada dasarnya manusia mudah lupa. orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama dia tidak menulis, ia akan menghilang di dalam masyarakat dan dari sejarah, begitu kata pramoedya ananta noer. dan bagi saya, menulis adalah memberikan inspirasi, menuangkan gagasan, serta membuat sejarah. saya ingin dikenang, itu saja.

apa hubungannya webometrics dengan menulis?

Apa itu webometrics?

Sebuah alat ukur kualitas sebuah universitas di dunia, berdasarkan aktivitas pada media online. Pengurutan ranking webometrics dikeluarkan oleh Cybermetrics Lab, Spanyol, Tim  riset dari  Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC) yaitu  Badan penelitian publik terbesar di Spanyol. CSIC sendiri berdiri sejak 2006 dan memiliki 126 pusat penelitian di seluruh Spanyol ini juga merupakan  salah satu organisasi penelitian pertama Eropa.

Berapa kali penilaian?

Webometrics Ranking dikeluarkan 2 kali dalam setahun, periode Januari dan Juli.

Mengapa webometric penting?

Sebagian Perguruan tinggi menganggap dirinya telah memiliki kualitas yang baik, jika web perguruan tingginya masuk dalam rangking webometrics. Oleh karenanya, sebelum memasuki jenjang perkuliahan, banyak calon mahasiswa baru mengecek keberadaan sebuah kampus melalui rangking webometrics. Dari sanalah, terlihat aktivitas sebuah perguruan tinggi di dunia maya. Semakin baik rangkingnya, biasanya, semakin baik kualitasnya, semakin susah ujian masuknya, dan semakin bergengsi di mata dunia.

Bagaimana penilaian webometrics?

Penilaian rangking webometrics dilihat pada dua kegiatan utama yaitu visibility / impact (50%) dan activity (50%). Pada activity, terbagi menjadi 3 bagian yaitu presence, openess, excellence.

IMPACT(50%). Kualitas konten yang dievaluasi melalui “virtual referendum”, menghitung semua external inlinks pada web domain universitas yang diterima dari pihak ketiga. Link tersebut mengenali setiap institutional prestige, performa akademik, nilai informasi, dan kegunaan dari layanan yang diperkenalkan dalam halaman web menurut kriteria dari jutaan web editor dari seluruh dunia. Keberadaan link data dikumpulkan dari dua penyedia penting informasi, yaitu majestic SEO dan ahrefs. Keduanya menggunakan “crawlers” sendiri, di generate dengan menggunakan database yang berbeda, yang digunakan dengan menggabungkan “gap” dan mengkoreksi kesalahan. Indikatornya adalah  perkalian dari akar kuadrat jumlah backlinks dan jumlah domain yang berasal dari backlingk tersebut. Sehingga tidak hanya popularitas link yang dipentingkan,  tetapi bahkan lebih keragaman hubungan .

PRESENCE (1/3). Jumlah halaman web host di webdomain utama ( termasuk semua subdomain dan direktori ) dari universitas yang diindeks oleh mesin pencari komersial terbesar ( Google ) . Caranya dengan menghitung setiap halaman web , termasuk semua format diakui sendiri oleh Google , halaman kedua statis dan dinamis dan rich files lainnya . Hal ini tidak memungkinkan untuk memiliki kehadiran yang kuat tanpa kontribusi semua orang dalam organisasi untuk menyaingi (universitas lain) yang sudah mampu menerbitkan jutaan halaman web. Memiliki domain tambahan atau salah satu alternatif pusat bahasa asing atau untuk tujuan pemasaran tidak diperkenankan selain hal tersebut membingungkan pengguna eksternal.

OPENNESS (1/3). Upaya global untuk mengatur repositori penelitian kelembagaan secara eksplisit diakui dalam indikator ini dengan memperhitungkan jumlah rich files ( pdf , doc , docx , ppt ) yang diterbitkan dalam situs yang didedikasikan sesuai dengan mesin pencari akademik Google Scholar . Total file dan total catatan dari orang-orang dengan nama file yang terbentuk dengan benar dianggap ( misalnya , file Adobe Acrobat harus berakhir dengan akhiran .pdf ) . Tujuannya adalah untuk mempertimbangkan publikasi terbaru yang sekarang adalah mereka yang diterbitkan antara tahun 2008 dan 2012 ( periode baru ) .

EXCELLENCE (1/3). Makalah-makalah akademis diterbitkan dalam jurnal internasional memiliki dampak tinggi. Makalah tersebut memainkan peran yang sangat penting dalam peringkat universitas. Untuk mengatasi jumlah paper yang dapat menyesatkan , webometrics membatasi indikator untuk hanya publikasi yang sangat baik , yaitu universitas keluaran ilmiah menjadi bagian dari 10 % yang paling dikutip makalah dalam bidang ilmiah masing-masing. Meskipun ini adalah ukuran output yang berkualitas tinggi lembaga penelitian , penyedia data kelompok Scimago diberikan nilai-nilai non – nol untuk lebih dari 5200 perguruan tinggi ( periode 2003-2010 ). Dalam edisi mendatang ini dimaksudkan untuk mencocokkan periode penghitungan antara sumber Scholar dan Scimago .

Menulis vs webometrics?

Guna meningkatkan jumlah backlink pada situs resmi perguruan tinggi, diantaranya adalah membuat backlink blog pribadi ke domain st3telkom.ac.id. Lalu, kalau tidak dengan menulis, bagaimana kita dapat mengisi sebuah blog? Tuliskanlah semua pemikiran dan ide-ide. Dan biarkan ahrefs dan majesticseo menilainya. Semakin banyak jumlah halaman, semakin banyak backlink, semakin tinggi rangking webometrics. begitu seterusnya. Lalu….., bagaimana caranya membuat orang mau menulis? ya dimulai dari kita sendiri. sebaik-baik nasihat dan ajakan, adalah jika kita memberi suri tauladan. begitulah, kenapa saya suka menulis. mudah2an tulisan saya bermanfaat, syukur2 bisa menaikkan rangking webometrics.

salam manis dari ruang akademik yang dingin ini……..